KATINGAN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Kasongan hadiri kegiatan “Diseminasi dan Kolaborasi Pelaku Usaha Industri Kecil Menengah (IKM) bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)” dalam rangka mendorong proses pemasaran produk IKM Kota Palangka Raya ke pasar internasional. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Rabu (28/1).
Kegiatan strategis dalam memperkuat sinergi antara pelaku IKM, pemerintah daerah, dan lembaga pembiayaan ekspor untuk membuka akses pasar global bagi produk-produk unggulan daerah. Dalam kegiatan tersebut, Lapas Narkotika Kasongan turut mengambil peran melalui IKM Kreasi Pastika Lapas Narkotika Kasongan.

IKM Kreasi Pastika menampilkan produk unggulan karya warga binaan, yakni kerajinan getah nyatu, yang memiliki nilai seni dan kearifan lokal tinggi. Produk tersebut direncanakan akan diekspor ke Selandia Baru, sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Narkotika Kasongan dengan Life Style Nusantara.
Kepala Lapas Narkotika Kasongan, Batara Hutasoit, menyampaikan, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, merupakan bentuk komitmen Lapas dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan melalui pengembangan produk yang berdaya saing global.
“Melalui IKM Kreasi Pastika, kami ingin menunjukkan hasil karya warga binaan Lapas Narkotika Kasongan, memiliki kualitas dan nilai ekonomi yang mampu bersaing di pasar internasional. Ini adalah bukti bahwa pembinaan kemandirian di lapas dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan,” ujar Batara Hutasoit.
Ia juga menambahkan, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, LPEI, dan mitra usaha, menjadi kunci untuk membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk hasil pembinaan warga binaan.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Lapas Narkotika Kasongan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan warga binaan, penguatan IKM, serta kontribusi nyata dalam mendukung ekspor produk lokal ke pasar internasional. (VRY).

