KATINGAN – Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menjadi primadona bagi Pemerintah Kabupaten Katingan soal pendapatan asli daerah.
Eka Suryadilaga Kepala Bapenda Kabupaten Katingan menjelaskan, dari sekian potensi pendapatan, PKB dan BBNKB adalah primadona dalam meraup pendapatan daerah, sehingga upaya untuk meningkatkan ketaatan dan kesadaran wajib pajak melakukan pembayaran, terus dilakukan.
“Harus kita akui, PKB dan BBNKB menjadi primadona bagi kita dalam meningkatkan pendapatan daerah,” ungkap Kepala Bapenda Kabupaten Katingan. Eka Suryadilaga, saat ditemui diruang kerjanya. Selasa (04/08/2026).
Masih menurut Eka, salah satu terobosan yang dilakukan yaitu melakukan kaji banding di Pemerintah Kota Yogyakarta, tentang Opsen penarikan pajak kendaraan.
“Kami mendatangi pemerintah kota Yogyakarta, termasuk ada Pak Sekda yang mendampingi kami, dimanah dari pertemuan yang dilakukan, Pemkot Kota Yogyakarta banyak memberikan terobosan dalam penarikan pajak kendaraan,” ujarnya.
Salah satu terobosan yang dilakukan Pemkot Kota Yogyakarta yaitu mendapatkan data terbarukan kendaraan melalui aplikasi, sehingga sumber pendapatan pajak kendaraan meningkat.
“Jadi mereka lakukan opsen pemungutan PKB dan BBNKB melalui data terbarukan kendaraan melalui aplikasi dan hal ini efektif sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah,” tuturnya.
Diakui Eka, kendala dipastikan ada, namun melalui pemaparan yang disampaikan pemkot Kota Yogyakarta, Bapenda Kabupaten Katingan akan melakukan hal yang sama.
“Karena melalui data terbarukan dan didukung aplikasi yang representatif tentu kami akan lalukan hal yang sama, sehingga kita mampu menaikan pendapatan melalui PKB dan BBNKB,” tandasnya. (VRY).

